KERINCI — Sebanyak 18 santri pilihan dari tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Modern Darul Qiyam menunjukkan semangat serta antusiasme tinggi saat berlaga dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Kerinci yang berlangsung pada 7–8 September 2026. Ajang bergengsi tahunan ini bukan sekadar wadah menguji ketangkasan akademik dan keilmuan, melainkan menjadi ruang tempaan nyata dalam membentuk karakter santri yang tangguh, jujur, dan berintegritas.
Keikutsertaan 18 santri MTs dan MA Darul Qiyam dalam OMI tahun ini memancarkan warna tersendiri. Di bawah bimbingan dan pendampingan intensif dari para ustadz serta ustadzah, para santri tampil percaya diri berkompetisi dengan ratusan peserta dari berbagai madrasah dan pesantren se-Kabupaten Kerinci.

Pimpinan Pondok Pesantren Modern Darul Qiyam Kerinci, KH. Ahmad Rais, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa partisipasi santri dalam ajang ini mengusung misi besar yang melampaui sekadar piala dan medali.
“Kemenangan sejati bukan hanya saat kita membawa pulang piala, tetapi ketika para santri mampu menjaga kejujuran, menunjukkan kedisiplinan, dan pantang menyerah di tengah ujian kompetisi,” ujar H. Ahmad Rais.
“Melalui Olimpiade Madrasah Indonesia ini, kami ingin membina karakter santri baik di tingkat MTs maupun MA agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki mental yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap menjadi teladan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Secara garis besar, keikutsertaan para santri Darul Qiyam difokuskan pada tiga pilar utama pembinaan karakter:
-
Pembentukan Karakter Mandiri: Melatih santri untuk berjuang pantang menyerah, berjiwa sportif, serta menguji kedisiplinan diri di luar lingkungan pesantren.
-
Penguatan Integritas & Ketaqwaan: Menanamkan nilai kejujuran intelektual bahwa proses belajar dan kompetisi adalah bagian dari ibadah.
-
Perluasan Wawasan: Mengasah kecerdasan saintifik dan keislaman agar santri siap menjadi generasi unggul yang relevan dengan perkembangan zaman.
Selama dua hari penyelenggaraan, riuh semangat dan kehangatan ukhuwah antar-peserta menyelimuti suasana kompetisi. Para santri Darul Qiyam tak hanya fokus menuntaskan soal-soal ujian, tetapi juga aktif menjalin silaturahmi dan berinteraksi dengan peserta dari sekolah lain.
Melalui keikutsertaan di Olimpiade Madrasah Indonesia ini, Pondok Pesantren Modern Darul Qiyam berharap nilai-nilai perjuangan, kebersamaan, dan kerendahan hati yang didapat selama kompetisi dapat tertanam kuat dalam sanubari para santri. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pesantren dalam mencetak generasi cerdas berakhlakul karimah yang siap menyinari masa depan.
@humas PPM. Darul Qiyam Kerinci.
Fb: Ponpes Darul Qiyam Kerinci
Tiktok: ppm_darulqiyamkerinci
Instagram: PPM_Darul Qiyam Kerinci
